jump to navigation

profil

thiangiekiong-samarinda1.jpgPendirian suatu rumah ibadah kelenteng sebagai landasan pembinaan spiritual dan moral umat, pada awalnya tentu ada yang mengusulkan, dan kemudian ada pula yang meneruskannya. Maka jasa pahalanya tidak terkalahkan dengan apa yang ada di Chin Zhen (Ibukota Kin Men), dan masyarakat Tionghoa kita di Ko Te (sebutan kota Samarinda oleh masyarakat Tionghoa dahulu) mewujudkannya dengan membangun Kelenteng Thian Gie Kiong.

Kelenteng Thian Gie Kiong merupakan tempat persujudan / persembahan bagi Dewi/Makco Thian Siang Sing Bo, Dewa/Kongco Hian Thian Siang Te dan Dewa Kwan Sing Tee Kun serta para suci lainnya. Jauh sebelum Kelenteng Thian Gie Kong didirikan, masyarakat Tionghoa kita disini sudah lama mendapat perlindungan dari para suci makco dan kongco.

Adalah prakarsa Bapak Letenan Oey Kun Khue Gwan yang melihat aspirasi dan mendapat persetujuan khalayak ramai masyarakat Tionghoa untuk menggunakan dana yang dihimpun dari masyarakat Tionghoa sebesar 50.000 golden sebagai keperluan pembangunan kelenteng.

Seluruh masyarakat Tionghoa di daerah ini menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pembangunan tersebut. Maka dicarilah lokasi dan hari baik untuk memulai pembangunan.

Dalam suasana yang gembira dan menyaksikan selesainya pembangunan kelenteng tersebut, tanpa terduga bapak Oey mendadak dipanggil kembali kehariban Thian, kekecewaan meliputi masyarakat Tionghoa, pekerjaan dan pembukuan menjadi terbengkalai hanya menambah kekecewaan.

Beruntung Letenan yang baru bapak Tan Kung Tjong Giok tidak tega melihat keadaan ini, kemudian mengambil prakarsa dan menyarankan pengumpulan dana untuk meneruskan kembali pembangunan tersebut. Seluruh masyarakat kita beramai-ramai menyumbang, ibarat “mengumpul bulu dapat menjadi baju”, pembangunan dilanjutkan dan tidak berapa lama tuntaslah pembangunan kelenteng tersebut.

Demikianlah apa yang ditulis dalam syair: “Berusaha, mengelola dan tak lama lalu jadilah’. Maka terwujudlah pembangunan kelenteng baru, inilah yang disebut, permulaan ada yang mengusulkan, akhirnya ada yang meneruskannya, tetapi yang terpenting adalah persetujuan para suci (para dewa) yang memberi petunjuk jalan sehingga seluruh masyarakat kota merayakan bersama kehendak makcopo, yang melindungi para pedagang, untung berlipat ganda , keluarga aman, tenteram, sejahtera yang merupakan doa dan harapan seluruh masyarakat Tionghoa kita.

jalan Yos Sudarso 21

Samarinda. telp. 0541-736778

email            : thiangiekiong@yahoo.co.id

sms center : 08195053986

Iklan

Komentar»

1. jimmy - Juli 25, 2007

good job, david.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: